Senin, 18 Februari 2019

# BEAUTY # BODY CARE

Review Herborist Zaitun Series; Sabun, Lulur & Body Lotion

[Review] Herborist Zaitun Series; Sabun, Lulur & Body Lotion

Punya kulit kering itu pasti gak enak banget, apalagi sering berada di ruangan ber-AC. Terutama bagian telapak tangan dan kaki. Kalau salaman sama rekan kerja rasanya minder karena tangan kasar, kaki juga terlihat ngelupas karena terlalu keringnya. Malu tuh.

Solusinya, aku pakai produk body care lokal yang diformulasikan khusus untuk melembabkan kulit. Aku punya tiga produk dari Herborist Zaitun Series yaitu Sabun Zaitun, Lulur Zaitun dan Body Lotion Zaitun.

Zaitun atau yang lebih sering disebut Olive ini punya banyak sekali keunggulan untuk kecantikan kulit. Berasal dari tanaman asli Mediterania, mengandung banyak senyawa yang baik bagi kesehatan tubuh antara lain vitamin E, K, lemak (omega 9, omega 6, omega 3, dan lemak jenuh) phenolic juga zat besi.

Nah, tidak perlu diragukan lagi. Apalagi khasiatnya dalam melembabkan kulit kering. Penasaran gimana zaitun bekerja pada produk Herborist? Simak review-nya ya.

1. Herborist Sabun Zaitun


Aku termasuk pemilih soal sabun, karena selain kering, kulitku juga sensitif. Jadi saat tahu kalau sabun ini berfungsi untuk melembabkan kulit, aku antusias dong. Apalagi wanginya relax banget.

Kemasan produk herborist selalu didominasi warna hijau. Mengusung bahan-bahan natural sepertinya. Kemasan sabun zaitun ini dibungkus box persegi, di box-nya sendiri terdapat gambar biji zaitun mendandakan bahan dasar sabun tersebut. Dilengkapi informasi seperti klaim, cara pakai dan produknya di box-nya.



Sabunnya juga berbentuk persegi transparan berwarna hijau, dengan logo herborist yang timbul. Sabunnya dibungkus plastik putih, higienis menurutku.

Karena ini sabun, tentu saja mengandung Sodium Laureth Sulfate yang membuat sabun ini berbusa. Tapi karena diimbangi dengan kandungan zaitun, jadi tidak membuat kulit terlalu kesat setelah mandi.

Yang aku suka dari sabun ini adalah aromanya yang luar biasa menenangkan. Aku berasa lagi di SPA dengan aroma terapi.

Fyi, kalau biasanya aku pakai sabun non-liquid akan berasa gatal di punggung. Nah, herannya sabun ini tidak bikin cekit-cekit di kulitku. Itu berarti cocok untuk kulit sensitif. Tapi saranku, cukup dipakai dua kali sehari. Jangan mandi terlalu sering dengan sabun non-liquid. Ya kali ada orang mandi pagi, siang, sore dan malam haha.

Sabun ini juga mengandung Whitening Extract. Jadi pemakaian rutin akan membuat kulit jadi lebih cerah. Double fungsi banget ya. Sudah lembab, cerah pula. Bisa digunakan untuk semua jenis kulit.

Cara Pakai:

Usapkan sabun pada seluruh tubuh (yang basah) secara merata. Bilas dengan bersih. Untuk hasil yang maksimal gunakan juga Herborist Minyak Zaitun.

Ingredients cek di foto.


Netto: 80gr
Rate: 4/5

2. Herborist Lulur Bali (Body Scrub)


Awalnya aku mengira lulur ini bakal sama seperti lulur yang aku pakai sebagai pengganti sabun. Ternyata tidak sama sekali.

Kemasan lulur ini berbentuk mangkuk pipih berwarna hijau tentunya, khas Bali dengan desain tampilan penari Bali. Di kemasannya terdapat informasi klaim, cara pakai dan ingredient, tak lupa juga produksi.


Mode tutupnya diputar ulir, seketika kemasan lulur ini dibuka. Beuuuuuhhh, aromanya gila gila gila, enak banget. Teksturnya creamy super padat, berwarna hijau muda dengan scrub biru.

Saat dioleskan ke kulit, apalagi dalam keadaan kering seperti anjurannya, sulit menyeluruh, lulur ini seperti stak di kulit bagian itu saja. Jadi, kalau mau gosok bagian di sebelahnya kudu nambah lulur lagi, itu saking padatnya teksturnya.


Tapi karena tekstur yang padat itulah, kulit mati atau daki-daki di kulit mudah luruh. Karena saat dioles di kulit, lulurnya cepat kering, terus digosok langsung deh, gugur dosa-dosa. Nilai plus sih menurutku, tapi sayangnya untuk kulit yang kering yang digosok scrub rasanya tuh ya, hmm ampun. Tolong bayangkan haha.

Mungkin inilah alasan kenapa sebelum pakai lulur Herborist Zaitun dianjurkan terlebih dahulu menggunakan Minyak Zaitunnya hehe.

Tapi ini karena kulitku yang kering dan sensitif, tapi kalau di kulit normal mungkin akan terasa biasa saja. Antisipasinya, aku biasa luluran di kamar mandi setelah dibasuh sedikit air terlebih dahulu.

Setelah pemakaian kulit jadi benar-benar lembut banget, lembab dan kenyal. Klaim melembabkan dan mencerahkan tak bisa diremehkan ternyata.

Cara Pakai:

Balurkan merata pada seluruh badan dalam kondisi kering, pijat dengan lembut lalu bilas tanpa perlu menggunakan sabun. Perhatian: simpan di tempat sejuk atau dalam lemari es.

Ingredienst cek di foto.


Netto 100gr
Rate: 4.5/5

3. Herborist Body Lotion Zaitun


Seperti yang aku bilang di awal, kulit tanganku mudah sekali kering. Bukan karena kurang nutrisi atau dehidrasi, tapi mungkin memang sudah bawaannya begitu. Jadi aku harus selalu antisipasi dengan hand body lotion.

Herborist Body Lotion Zaitun ini dikemas dengan botol plastik transparan, berwarna hijau tua. Mode tutupnya efisien, model pump. Jadi tidak perlu mengangkat botol lalu dituangkan ke telapak tangan.


Selain mengandung zaitun, body lotion ini juga mengandung vitamin E, UV Filter dan Whitening yang membantu melindungi kulit dari sinar matahari dan membuat kulit jadi lebih cerah.


Teksturnya creamy berwarna hijau muda. Tidak terlalu padat, cenderung agak cair. Aromanya khas zaitun, ada sensasi relaxnya. Saat dipakai memang langsung melembabkan, seperti menutrisi tanah tandus haha. Tapi terkadang saat tanganku benar-benar kering banget, sekering-keringnya sampai retak gitu *lebay* lotion ini justru akan membuat kering lagi setelah beberapa menit pemakaian.


Berbeda hal kalau tangan memang sudah lembab, lalu pakai ini jadi enak gitu kulitnya. Makanya dianjurkan dipakai ke seluruh tubuh setelah mandi, saat kulit masih lembab.

Cara pakai:

Keluarkan lotion dengan cara memutar pump lalu tekan, kemudian oleskan ke seluruh tubuh setiap kali diperlukan.

Ingredients cek di foto


Netto: 145ml
Rate: 4.5/5

Secara keseluruhan aku suka sama tiga produk dari Herborist ini, selain aromanya yang relax, bisa melembabkan kulit dengan pemakaian rutin dan sesuai anjuran. Sejauh ini tidak ada permasalahan pemakaian di kulitku yang sensitif. Pakai lulur seminggu sekali dan sabun dua kali sehari. Kulit terasa lebih muda dan lembab.

Kulit tumitku yang sering pecah-pecah sekarang sudah sangat halus karena setiap malam sebelum tidur aku pakai lotion zaitun. Oh ya, punggung tanganku yang belang sekarang warnanya sudah rata loh, rahasianya sebelum tidur juga oleskan body lotion zaitun ke punggung tangan. Work it.

Kalian tertarik untuk mencobanya?

Informasi Lebih Lanjut:

IG: @herboristnaturalcare

Find me on:

Facebook: Rezita Agnesia Siregar
Fanpage: @agnesiarezitacom
Instagram: @agnesiarezita
Twitter: @agnesiarezita

Taken with mood & written with love

Agnesiarezita


4 komentar:

  1. Jadi inget sabun herboristnya belum dipake nih. Aku pake lulurnya enak, baunya kalem gitu kan. Mayan mengangkat dosa2 hehe. Trus body lotionnya aku bawa saat traveling soalnya dia ada lock jadi ngga khawatir tumpah.

    BalasHapus
  2. aku udah nyobain lotion nya dan suka karna lembabin banget ya beb, cuma sayangnya wanginya sedikit menyengat nih huhuhu

    BalasHapus
  3. Aku pakai produk Herborist baru lulur sama aloe veranya. Dan emang bagus produknya aku suka. Sekarang lagi penasaran sama shampoo-nya sih soalnya lengkap gitu manfaatnya bisa buat semua masalah rambut.

    BalasHapus