Minggu, 27 Juli 2014

Sebelum Janur Kuning Melengkung, Siapapun Berhak Memiliki

Juli 27, 2014 28 Comments
Foto Doc Pribadi (Haha dramatis banget kan~)
Janur kuning? Kalian tahu kenapa janur kuning menjadi simbol pasangan dinyatakan sudah menikah? Dih aku pun enggak tahu, juga enggak tahu kenapa harus janur kuning. Padahal kan bisa saja janur merah muda gitu. Toh merah muda kan lambang seseorang yang sedang jatuh cinta. Tapi jika kalian tahu, bisa share dong latarbelakangnya kenapa janur kuning. Share di komentar yah J
Di postingan ini, aku akan sedikit memotivasi para jomblo untuk tetap kekeuh mendapatkan jodoh, sekalipun seseorang itu tengah menjalin hubungan dengan orang lain. Ha? Jahat banget sih jadi pengganggu hubungan orang? Bukan? Bukan pengganggu, tapi kita usaha? Suer, ini usaha.

Jumat, 25 Juli 2014

Hubungan Kita, Mau dibawa Kemana? #LDR

Juli 25, 2014 26 Comments
Ini malam ke-27 Ramadhan 1435 H, malam di mana orang kata di malam inilah akan datangnya Lailatul Qadar. Coba lihatlah di kebanyakan masjid di sekitar anda, pasti banyak kaum adam yang “bersemedi” alias meraup pahala yang kita yakini seperti pahala seribu bulan. Namun ketika orang-orang pada menyibukkan diri untuk mendapatkan pahala seribu bulan, aku masih di sini. Bertanya pada kipas angin yang berputar, bertanya lagi pada desahan nafas adikku yang pulas. Ah, ada apa dengan diriku, Sedang apa aku sekarang? Menulis catatan yang mungkin pemeran utamanya saja tak sadar kalau hari ini aku tengah merindu dan memikirkannya.

Rabu, 23 Juli 2014

[Resensi] Novel Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah Karya Tere Liye

Juli 23, 2014 7 Comments

Pondasi Cinta dalam Keterbatasan
Judul               : Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah
Penulis             : Tere Liye
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan           : I, Januari 2012
Tebal               : 507 Halaman
ISBN               : 978-979-22-7913-9
Borno, begitulah Tere Liye menyebutkan nama sosok “Aku” dalam novel bergenre Kisah Cinta ini. Lahir dan besar di kota yang penuh dengan sejarah mistis, Pontianak. Dalam novel bersampul merah delima ini, jelas sekali penulis mendetailkan sejarah lahirnya nama Pontianak yang disahkan karena sejarah hantu Ponti, yang akhirnya diberi nama Pontianak. Percaya atau tidak, Kota Pontianak berasal dari nama hantu dalam bahasa Melayu, yang seramnya tak jauh beda dengan Kuntilanak. (Riwayat Pekerjaanku h. 17)

Cara Mengantisipasi Anak yang Enggan Berpuasa

Juli 23, 2014 6 Comments
Dari judulnya kelihatan banget yang nulis pasti sudah punya anak. Yeaay, belum sama sekali. Jodoh aja belum nemu. Mungkin dari para pembaca sekalian nyari jodoh. Bisalah ya, xixi.
Berhubung ini lagi bulan puasa, saya mau ngasih tips agar anak-anak anda sekalian yang enggan berpuasa menjadi anak yang rajin puasa. Ini merupakan hasil riset dan juga pengalaman pribadi sebagai anak, bukan sebagai Mamak.