Perhatikan Keamanan Si Kecil Meski dalam Gendongan Bayi

02.24.00

Memiliki anak tentu menjadi kebahagiaan serta menimbulkan kerepotan tersendiri bagi setiap orang tua. Apalagi saat anak masih dalam usia kurang dari tiga tahun, tentunya orang tua harus memberikan waktu dan perhatian khusus kepada buah hati. Di usia tersebut, anak masih sering menangis dan rewel karena hal-hal kecil, untuk itu menggendongnya bisa menjadi solusi untuk menenangkan si bayi. Namun menggendong hanya dengan tangan terkadang membuat tangan sang Ibu cepat pegal, di situlah peran alat gendongan bayi menjadi sangat penting.
Seiring dengan perkembangan jaman, alat gendong juga telah berkembang. Jika dulu hanya ada jarit, maka kini alat gendong telah banyak berkembang sehingga para orang tua bisa memilih yang paling nyaman digunakan untuk penggendong, maupun untuk si bayi. Meski memiliki banyak jenis, namun alat gendong tetap memiliki fungsi yang sama yaitu mengurang beban penggunaan tangan saat menggendong bayi. Periode penggunaan alat gendong paling sering adalah di saat bayi berumur 3 hingga 8 bulan.

Namun para orang tua juga harus mengetahui cara memilih alat gendong yang tepat untuk usia si bayi. Banyak ditemukan kasus kelainan pada bayi lantaran kesalahan orang tua dalam memilih gendongan bayi. Misalnya saja saat usia bayi belum bisa duduk, namun dipaksakan menggunakan alat gendong ransel, tentu saja tulang pada bayi yang belum begitu kuat akan mengalami kelainan. Lebih baik galilah informasi terlebih dahulu tentang jenis gendongan serta sesuaikan dengan usia bayi Anda. Selain itu pilih juga alat gendong yang bisa membuat Ibu mudah dalam menyusui si bayi. Selain itu sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut saat menggunakan alat gendong bayi:

1. Usia kurang dari 3 bulan

Belakangan ramai kasus dimana ada bayi meninggal lantaran Ibunya meletakkan bayi dalam gendongan dan si bayi kehabisan nafas. Tentunya dengan adanya pengalaman buruk tersebut, harus menjadi perhatian lebih bagi orang tua untuk lebih peduli dan memperhatikan anak meski dalam gendongan karena bisa saja berbagai resiko muncul tanpa diduga. Untuk itu teknik menggendong bayi pun juga harus dipahami orang tua. Lebih baik gunakan alat gendong saat bayi telah berumur lebih dari 3 bulan demi keamanan.

2. Posisi bayi tertekuk

Pastikan posisi bayi nyaman saat berada dalam gendongan Anda karena ada resiko dimana bayi tertekuk saat berada dalam gendongan. Hal ini bisa mengakibatkan terganggunya pernafasan bayi dan beresiko meninggal.

3. Alat gendong bekas

Apabila Anda menerima alat gendong bekas dari saudara atau kerabat, maka periksalah terlebih dahulu alat gendong tersebut. Dikhawatirkan ada bagian yang bolong atau mungkin sudah tidak begitu kuat dalam menahan beban sehingga bisa beresiko untuk bayi Anda.

4. Membungkukkan badan

Apabila Anda akan mengambil barang yang letaknya rendah atau barang jatuh, maka ambillah dengan berjongkok apabila Anda sedang dalam kondisi menggendong bayi. Hal ini lebih baik dilakukan daripada membungkukkan badan yang bisa beresiko membuat bayi jatuh dari gendongan atau tubuh Anda dapat menekan tubuh bayi.

Sebelum menggunakan gendongan bayi, maka ada baiknya agar Anda memeriksa ulang alat gendong tersebut. Hal ini bermanfaat apabila ada hewan kecil berada di dalam alat gendong, atau kondisi gendongan yang cacat. Dengan begitu, buah hati kesayangan bisa terhindar dari bermacam resiko yang dapat membahayakan dirinya.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe