Senin, 31 Agustus 2015

Warna-warni Air Terjun Pelangi Sumut

Agustus 31, 2015 1 Comments
Air Terjun Pelangi
Seperti janjiku kemarin di postingan “Din, Tugasku Selesai Cintaku Belum Usai” yang akan membahas tentang perjalanan ke Air Terjun Pelangi. Maka kali ini aku akan jelaskan sedikit tentang Air Terjun yang penuh warna-warni karena bias matahari ini. Air Terjun Pelangi terletak  di Desa Tanjung Timur Kab Deli Serdang. Untuk menuju ke lokasi Air Terjun Pelangi, kita akan melewati lokasi Danau Linting yang sudah lebih dulu populer dari Air Terjun ini.

Rabu, 17 Juni 2015

Selamat Pagi, Teman Lama

Juni 17, 2015 4 Comments

Aku tahu, engkaulah orang yang akan selalu memperhatikanku dari jauh. Sekalipun kau berusaha menapik itu, sekalipun semua sosmed kau alihkan agar tak mengetahui apapun tentang aku. Tapi kau tak bisa pungkiri bahwa dalam beberapa momen kau pasti akan merindukan aku. Ya kaaaan? 
Ini hari terakhir memasuki bulan Ramadhan. Aku ingin menyapamu lewat ini, rumah maya yang katamu selalu kau singgahi. Agar tak ada lagi yang mengganjal dalam benak kita memasuki bulan Ramadhan. Hei, kau tahu tidak, karena hobi stalking-mu itu aku jadi tidak bisa bergerak, iya tidak bisa. Dulu sebelum aku tahu kaulah orang yang selalu “mengusik”-ku di twitter, aku selalu bergalau ria, aku menyapa siapapun tanpa sensor di twitter, karena aku tahu tidak ada satupun orang yang akan memperhatikan aku di sana, tidak akan ada yang peduli seperti layaknya di facebook.

Rabu, 21 Januari 2015

[Cerpen] 13 Januari

Januari 21, 2015 4 Comments
Sore makin mendung, Juan bergegas pulang kerumah, untuk menagih janji ayahnya dihari ulangtahunnya kali ini. Kampus yang tidak jauh dari rumahnya membuatkanya hanya mengandalkan kaki untuk bisa sampai kerumah tanpa perlu naik kendaraan umum atau bahkan di jemput oleh ayah atau ibunya seperti tahun-tahun kemarin sebelum masuk ke bangku kuliah.

Din, Tugasku Selesai Cintaku Belum Usai

Januari 21, 2015 3 Comments
Mukel 2015
Empat hari terakhir bersamamu, Din. Empat hari yang takkan mungkin dapat terlupa. Hari dimana mata enggan terpejam (padahal mata sudah sayu tingkat provinsi), hari dimana mata kebas karena pecahnya kantung air mata, hari dimana peluk kita terasa hangat. Dan entah mengapa, empat hari terakhir itu menjadi hari dimana hati juga ikut panas, ah entahlah.

Sabtu, 17 Januari 2015

Liburan Terakhir Mahasiswa Semester Akhir

Januari 17, 2015 4 Comments
Ingatlah hari ini
Akhirnya, sampailah aku di masa-masa menjadi mahasiswa semester akhir yang kini resmi menjadi “pengacara” alias pengangguran banyak acara. Setelah mata kuliah di semester tujuh selesai, bukan berarti bisa santai, justru malah setelah mata kuliah sudah habis begini, aku dan teman-teman sejawat lainnya harus lebih fokus pada skripsi.

Senin, 12 Januari 2015

Liburan (Langka) bareng Keluarga

Januari 12, 2015 6 Comments
My Family
Setelah liburan kemarin tanggal satu bareng Agung, kali ini liburannya bareng keluargaku. Keluarga Siregar hoho. Aku hampir lupa kapan terakhir kali main ke pantai, tapi aku ingat kapan terkahir kali ngumpul begini bareng keluarga, LEBARAN TAHUN LALU. Saking gak ada waktunya buat ngumpul tuh, sok sibuk banget semua. Nah, kali ini kami memutuskan untuk liburan ke pantai.

Selasa, 06 Januari 2015

Kenapa Kita Memilih Jadi Blogger Personal?

Januari 06, 2015 6 Comments
Photobucket
Blogger Energy
Personal Blogger Sebagai Sarana Menuangkan Aspirasi dan Ekspresi Sehari-hari di Dalam Sebuah Blog. Diajukan untuk Memenuhi Syarat menjadi Anggota di Komunitas Blogger Energy. Lohh, perasaan macam judul skripsi yaaa ^^ maklum yaaa haha memang lagi masa-masa nyusun nih, mahasiswa semester capek sih.
Jadi kenapa aku memilih jadi Blogger Personal? Karena rasanya kalau blogger personal itu lebih bebas isi artikelnya, ya suka-suka kita mau nulis apa, tanpa aturan apapun. Isi postingan mau acakkadut juga yang penting ini tulisan kita, sehari-harinya kita, aktivitas kita dan semua tentang kita. Kita? Iya kita, kita yang sudah tidak layak lagi disebut kita. *single mah ini*

Sabtu, 03 Januari 2015

Satu Hari di Satu Januari #HappyHoliday

Januari 03, 2015 15 Comments
Holiday in Train ^^
“Di sinilah gunanya teman, selalu ada saat ku lemah, tak peduli siang dan malam. Berjuang dan terus berjuang, menenangkan.”
Selamat datang satu Januari, selamat datang hari pertama di 2015, semangat baru, suasana baru dan rasa yang baru, selamat datang pribadi baru, eh pribadi yang baru? -___-  Selamat datang mimpi-mimpi baru. Terimakasih 2014, untuk semua kenangan dan pelajaran. Aku pasti akan lebih baik, setidaknya jadi Bidadari yang lebih ceria lah ^^
Aku kira, tidak akan ada liburan untuk satu Januari tahun ini. Ternyata tidak begitu, Terimakasih teman terbaikku, Agung Praditya, sudah menyempatkan diri nemenin aku untuk menghabiskan satu hari di satu Januari tahun ini.

Rabu, 31 Desember 2014

[Resensi] Curhat Setan Karya Fahd Djibran

Desember 31, 2014 6 Comments
Berbagi Pemahaman Lewat Curhat

Judul               : Curhat Setan, Karena Berdosa Membuatmu Selalu Bertanya
Penulis             : Fahd Djibran
Penerbit           : Gagasmedia
Cetakan           : I, 2009
Tebal               : xx + 172 Halaman
“Perkenalkan, namaku Setan!” katanya. Begitulah awal dialog Setan memperkenalkan diri pada Zira, seorang pria yang menjadi tokoh utama dalam buku serial sastra ini.
“Kau tahu, kebaikan dan keburukan adalah keniscayaan. Tuhan gagal menjadi dirinya sendiri jika tak ada yang mewakili keburukan dan kejahatan. Dan, aku melengkapi. Aku jadi semacam korban.” (Cuhat Setan, h. 126) Keluh setan tentang bagaiamana Tuhan mengorupsi semua nilai-nilai kebaikan dan memaksa Setan untuk menanggung dan bertanggung jawab atas semua nilai-nilai keburukan.

Aksi Seribu Tanda Tangan untuk Memerdekakan Lapangan Merdeka

Desember 31, 2014 2 Comments
Lapangan merdeka yang terjajah
Jadi ceritanya hari minggu 14 Desember lalu, Dinamika menggelar Pelatihan Peliputan Lapangan untuk anggota magang angkatan 16 di Lapangan Merdeka. Nah, kebetulan ternyata sedang ada Aksi Seribu Tanda Tangan untuk Memerdekakan Lapangan Merdeka oleh komunitas-komunitas yang ada di Medan. Loh kenapa dengan lapangan merdeka? Tapi namanya sudah meredeka, kenapa dimemerdekakan lagi? Nah di situlah letak perasalahannya.

Senin, 29 Desember 2014

Minggu, 28 Desember 2014

Hujan Air Mata di Pengukuhan Amang Dinamika 2014

Desember 28, 2014 4 Comments
Detik-detik Pengumuman Kelulusan
Membaca judul postingan in, maka sudah bukan barang asing lagi kata itu dalam dalam pengukuhan anggota magang di setiap tahunnya, air mata. Tidak jauh beda seperti pengukuhan angkatanku tahun 2011 lalu. Air mata selalu jadi pengiring saat detik-detik pengumuman kelulusan menjadi kru muda dibacakan.
Tiga bulan lamanya, puluhan kepala disatukan dalam satu rumah yang kami sebut Dinamika, Lembaga Pers Mahasiswa yang ada di UIN Sumatera Utara. Rumah yang mendidik tanpa seorang ayah serta menyanyangi tanpa seorang ibu. Rumah yang dengannya kami mengenal bahwa dunia dalam cakupannya tidak pernah mengenal kompromi. Pelatihan demi pelatihan telah terlewati, tugas demi tugas pun sudah diembani. Tibalah saat pengujian ilmu yang selama ini mereka pelajari.

Selasa, 16 Desember 2014

[Resensi] Sepotong Hati yang Baru karya Tere Liye

Desember 16, 2014 8 Comments
Akan Selalu Ada Bahagia Setelah Luka

Judul               : Sepotong Hati yang Baru
Penulis             : Tere Liye
Penerbit           : Mahaka Publishing
Cetakan           : VI, Juni 2013
Tebal               : vi + 206 hlm
ISBN               : 978-602-9474-04-6
“Urusan GR ini memang kadang gila, Put. Kita benar-benar tidak bisa lagi berpikir waras dan rasional, tertutup oleh ilusi dan mimpi. Menerjemahkan semua kejadian berdasarkan yang mau kita dengar atau lihat saja. Padahal nyatanya? Tidak sama sekali.” (Hiks, Kupikir Itu Sungguhan, h. 20)
Buku antologi cerpen dengar tebal 206 halaman ini diawali dengan kisah seorang remaja bernama Putri yang mudah sekali GR dengan perhatian teman lelaki yang sedang disukainya. Sekalipun Nana, teman se-kosnya, menasihatinya untuk jangan terlalu cepat GR, Putri tetap saja tidak menggubris apapun yang dikatakan Nana. Sampai akhirnya tibalah masa dimana kenyataan membuka mata Putri, bahwa sebenarnya lelaki yang dikaguminya juga menaruh perhatian terhadap Nana.

Senin, 15 Desember 2014

Rujak Party Bersama Anak Redaksi

Desember 15, 2014 4 Comments
Kita Anak Redaksi ^^
12-12-2014 menjadi hari spesial bagi Anak Redaksi, bukan karena tanggal cantiknya, terlebih keakraban kru yang semakin erat. Hari jumat yang biasanya diisi oleh Musyawarah Divisi Redaksi, kali ini diisi oleh Pelatihan Editing sekaligus Rujak Party. Kenapa diadakan pelatihan editing? Agar kru Lembaga Pers Mahasiswa Dinamika UIN SU sedikit banyak paham bagaimana baiknya menulis berita, terlebih Anak Redaksi. Sekalipun para reporter memang paham menulis, namun kesalahan di dalam EYD pasti selalu ada. Jadi, agar para reporter bisa menjadi super reporter yang bisa liputan, wawancara, menulis dan mengedit. *walaupun nantinya diedit lagi sama editor, setidaknya salahnya tidak banyak* maka diadakanlah pelatihan editing ini. begitu.

Jumat, 12 Desember 2014

[Resensi] Novel Cinta. (Baca: Cinta dengan Titik) Karya Bernard Batubara

Desember 12, 2014 12 Comments
Ketika Cinta Harus Memiliki

Judul               : Cinta. (Baca: Cinta dengan Titik)
Penulis             : Bernard Batubara
Penerbit           : Bukune
Cetakan           : I, Agustus 2013
Tebal               : vi 318 hlm
ISBN               : 602-220-109-8
Kau tahu apa yang lebih menyakitkan daripada sebuah kehilangan? Menyangka bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi, tetapi akhirnya tiba-tiba saja itu terjadi padamu. Tanpa pertanda. Tanpa peringatan. Tanpa buah aba-aba dan petunjuk bahwa sesaat lagi akan ditinggalkan. Oleh orang yang kau cintai. Oleh orang yang kau (kira) juga mencintaimu. Yang selama bertahun-tahun menumbuhkan perasaan cinta kepadamu, bahkan mengajarimu bagaimana cara mencintai seseorang dengan baik dan menjaga cinta itu. Dan orang itu adalah, ibumu. (Dua Pasang Kue Bingke, h.11)
Itulah yang dirasakan Nessa sejak ditinggal pergi ibunya, pergi untuk melengkapi hidup orang lain dan membuat ganjil hidupnya dan juga ayahnya. Namun, sekalipun hanya tinggal berdua dengan ayahnya, bagi Nessa hidupnya sudah lebih dari lengkap. Karena ayah adalah segalanya, yang selalu mengerti dan memahami bagaimana ia.

Selasa, 02 Desember 2014

Happy First Day, Din #FirstAlways

Desember 02, 2014 2 Comments
Hallo Desember, hallo Hujan terakhir di pengghujung November. Hallo kamu yang pagi buta begini masih di perjalanan menuju pulang dari rutinitas kerja. Hallo tanggal satu, hallo yang pertama..
Mungkin aku akan terlihat begitu berlebihan, bila harus sebegini menyambut tanggal satu. Saban hari aku menantikan ini, setelah sejak tanggal satu di bulan kemarin, ada saja badai yang hampir membuat pertahananku goyah, ada saja hujan yang membuatmu gigil lantas mudah menyerah. Ada saja semua hal yang aku pun tak tahu kenapa bisa membuat semua terasa mudah pergi lalu datang kembali. Tapi satu keyakinanku, bahwa kita pasti bisa melewatinya. *Baru Sebulan Lohh* dan aku selalu percaya itu.

Kamis, 06 November 2014

[Resensi] Novel Jejak Kenangan Karya Rina Suryakusuma

November 06, 2014 0 Comments
Ketika Cinta Mampu Meluruhkan Benci dan Dendam

Judul               : Jejak Kenangan
Penulis             : Rina Suryakusuma
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan           : I, Juni 2011
Tebal               : 264 halaman; 18 cm
ISBN               : 978-979-22-6915-4
Adalah Allysa Gumulya, yang akrab disapa Ally. Terlahir tanpa seorang ayah dan hidup berdua bersama seorang Ibu yang tinggal dihitung sisa umurnya. Baginya hidup terasa sangat rumit, jikalau harus kehialangan satu-satunya sandaran hidup, Ibunya. Sakit parah yang bersarang di tubuh ibunya tak kuasa memutar otak Ally tuk mencari bantuan ke sana ke mari demi sebuah kesembuhan. (Memori Kelabu, Sebuah Awal h. 7)

Kamis, 23 Oktober 2014

Mengakhiri Sesuatu yang Belum Dimulai

Oktober 23, 2014 19 Comments

Bagaimana mungkin aku hendak menulis tentang hal lain, sedang kau terus mengusik isi pikiranku. Pikiran yang terus memaksaku untuk mengakhiri semuanya. Mengakhiri apa? Apa rupanya yang sudah dimulai? Apa? Padahal aku sadar, berkali-kali kau mengucapkan “Semua ini belum kita mulai, Ney. Belum.
Sekalipun berkali-kali juga kau telah menjelaskan bahwa ini takkan pernah ada ujungnya, ini tidak akan pernah terjadi sesuai skenario “sampah” yang aku tata. Sekalipun kau tak pernah menyukai perpisahan. Yah, apalagi perpisahan yang tak pernah ada pertemuan sebelumnya.

Minggu, 12 Oktober 2014

Seminggu Mimpi yang Indah

Oktober 12, 2014 8 Comments
Seperti senja ini, Seminggu yang lalu.
Ini bukan tentang Awan. Ini tentang Puisi yang aku temukan di antara rinai Hujan di pelataran Pantai. Aku mulai berfikir, apakah tulisan ini harus aku letakkan di label Cerita Cinta atau tidak. Entahlah. Yang pasti aku masih mengucek mata, mencubit sebagian dari kulit lenganku atau bahkan sesekali menampar pipiku, mimpikah aku seminggu ini? Kenapa terlihat begitu nyata. Seolah aku mampu menyentuh raganya, seolah aku merasakan hangat peluknya. Dan di imajiku, aku masih mengingat bisikan itu.

Jumat, 12 September 2014

[Resensi] Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta Karya Tere Liye

September 12, 2014 5 Comments
Memahami Indahnya Cinta Lewat Sajak

Judul Buku      : Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta
Penulis             : Tere Liye
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Tebal                : 72 Halaman
Tahun Terbit    : 2014
Cinta, adalah satu hal yang tak kan ada habisnya bila dibahas. Karena cinta, banyak muda-mudi lepas kendali akan hakikat cinta yang sebenarnya. Buru-buru menyatakan cinta yang belum waktunya, takut sekali kekasih hatinya disambar orang lain. Padahal, dikatakan ataupun tidak, perasaan yang terlanjur tumbuh itu tetap cinta namanya. Seperti yang tengah digalakkan oleh Tere Liye dalam buku terbarunya Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta, bahwa banyak sekali nasihat-nasihat yang terabaikan namun seharusnya kita aplikasikan.