Tampilkan postingan dengan label FAMILY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FAMILY. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 September 2017

Prenagen Pregnancy Educational Journey, Edukasi Terbaik untuk yang Teristimewa

September 02, 2017 8 Comments
Prenagen Pregnancy Educational Journey, Edukasi Terbaik untuk yang Teristimewa

Menjadi seorang Ibu adalah idaman setiap wanita, namun ternyata  tidak semua calon ibu mengetahui bagaimana persiapan menjelang dan saat hamil. Maka dari itu, untuk memberikan edukasi kepada calon ibu dan juga ayah, Prenagen mengadakan Prenagen Pregnancy Educational Journey. Acara ini diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia, dan Medan menjadi kota ke-4 mendapat giliran yang diselenggarakan di Grand Aston City Hall Hotel pada Minggu 27 Agustus 2017 lalu.

Senin, 03 Juli 2017

Libur Lebaran di Kampung Halaman

Juli 03, 2017 14 Comments

2017 ini menjadi tahun pertama kalinya aku dan keluarga mudik bersama. Di tahun-tahun yang lalu, keadaan tidak memungkinkan aku dan keluarga pulang kampung, karena Bapak sedang sakit jadi tidak bisa melakukan perjalanan jauh.

Tahun ini, Bapak sudah tiada. Aku dan keluarga mewakili Bapak untuk berkunjung ke kampung halaman, bersilaturrahmi dan menghidupkan kembali sejarah yang sudah lama tidak dijamahi.

Selasa, 11 April 2017

Mengadu Kepada Bapak

April 11, 2017 29 Comments

Namaku Agnesia, keluarga dan sahabat memanggilku Ney, teman yang tidak akrab memanggilku Anes. Itulah kenapa aku selalu membantah dipanggil Anes, rasanya sangat asing. Oleh karena itu aku lebih senang disapa “Ney”. Aku menyukai fotografi dan suka menulis. Menyanyangi keluarga, terutama Bapak.

Selasa, 09 Agustus 2016

Menumbuhkan Kepedulian dan Apresiasi dalam Keluarga

Agustus 09, 2016 0 Comments
Menumbuhkan Kepedulian dan Apresiasi dalam Keluarga
Di era yang semakin modern ini, tidak sedikit perpecahan keluarga kita lihat di mana-mana, kekerasan dalam rumah tangga yang tak terelakkan, hingga membuat mental anak yang rentan karena sedikit sekali kepedulian dan apresiasi dari keluarganya.
Jika dilihat latar belakang perpecahan suatu keluarga, maka sebabnya tidak jauh karena komunikasi yang tidak terjalin harmonis diantara individu di dalam keluarga tersebut. Padahal sebenarnya, keluarga adalah sekolah terbaik baik bagi pribadi masing-masing manusia. Jika di dalam rumah tidak mendapat pendidikan dengan baik, bagaimana bisa berkembang dengan baik di luar rumah? Maka dari itu ada pepatah yang mengatakan bahwa Kamu adalah cerminan rumahmu.

Senin, 01 Agustus 2016

Manfaatkan Liburan dengan Berkebun di Berastagi

Agustus 01, 2016 2 Comments
Metik tomat sendiri😍

23 Juli 2016, Sabtu itu menjadi weekend paling berkesan di bulan July. Pasalnya aku dan rekan kerja mengisi waktu liburan dengan berkebun di Berastagi. Berastagi tentunya sudah terkenal dengan lokasinya yang subur akan tanaman. Mulai dari sayur-sayuran, rempah-rempah hingga buah-buahan. Nah, di kebun yang kami datangi kali ini adalah kebun sayur dan buah. Memang tidak terlalu luas, yang pasti bisa mengisi waktu libur dengan kegiatan bermanfaat.

Minggu, 12 Juni 2016

Balada Sandal Jepit

Juni 12, 2016 0 Comments
Selamat datang di Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah juga penuh dengan keunikan. Di bulan Ramadhan tentunya kita akan berlomba-lomba melakukan kebaikan, sebab hanya di bulan penuh berkah inilah semua amalan dilipatgandakan nilainya oleh Allah. Maka dari itu umat muslim patut bersenang hati masih bisa bertemu kembali dengan bulan Ramadhan.

Rabu, 14 Oktober 2015

PMS, Perempuan Macam Setan

Oktober 14, 2015 4 Comments
hanya ilustrasi ^^
Mungkin bukan cuma aku di dunia ini yang ngerasa macam setan kalau lagi PMS. Maaf ya kalau ada yang gak suka disamain sama setan, hihi. Aku cuma bilangin diriku sendiri kok. Tulisan ini juga aku tulis sekalin mau minta maaf sama semua orang-orang di sekitarku yang selalu jadi korban keganasan amarahmu kalau lagi PMS, termasuk kamu.
Mungkin juga bukan cuma minggu ini aja aku ngerasa macam setan beneran, minggu-minggu lalu juga sih. Tapi rasaku, semua tergantung orang-orang di sekitarku, kalau gak ada yang buat rusuh, gak nya aku marah-marah macam setan. Karena digarainya aku makanya kayak gitu *baca logat medan :p
Pertama di rumah, PMS itu sakit loh, bawaannya mau manja, mau malas-malasan, gak mau ngapa-ngapain dan gak mau diperintah-perintah. Pokoknya kalau lagi PMS serasa dunia harus tunduk ajalah apa kataku, jangan ada yang bantah. Tapi lain hal di rumah ya, perasaan mamak lagi nasihatin, aku ngerasanya kayak dimarahin. Alhasil ngerasa dipojokin, dan mewek. Namanya cewek. Kelen sih gak ngerasain jadi cewek.

Senin, 21 September 2015

Fikrial Hafiz, Kecil-kecil Suka Nulis

September 21, 2015 1 Comments
Kalau kita kembali ke masa kecil, pasti kita bisa hafal cita-cita apa yang kita dan teman-teman kita impikan. Mulai dari cita-cinta ingin jadi dokter, polisi, tentara, pilot, guru hingga masinis (ceila masinis :D). Tapi kali ini beda, setelah perkembangan zaman yang kian entah sudah secanggih apa teknologinya, kini bila kita tanyakan pada anak-anak, kian beragam jawabannya.
Seperti yang aku alami saat ini. Ceritanya, aku pernah mengusulkan membuka ekskul wartawan cilik di sekolah tempat aku berkerja, awalnya banyak sekali anak-anak yang berminat. Selang sebulan akhirnya anak-anak lebih tertarik pada ekskul yang terlihat mentereng. Seperti ekskul drum band atau menari, karena ekskul tersebut memerlukan keadaan latihan di lapangan, meriah dengan musik-musik yang mengundang anak-anak yang notabenenya suka dengan sesuatu yang menyenangkan. Beda halnya dengan wartawan cilik yang hanya fokus dulu awal bulan pada teori. Pikirku, awal-awal belajar aku memperkenalkan dulu bagaimana sistematika menjadi wartawan. Salahku, akhirnya mereka jenuh. Dan finnaly, ekskul ini vakum.

Senin, 12 Januari 2015

Liburan (Langka) bareng Keluarga

Januari 12, 2015 6 Comments
My Family
Setelah liburan kemarin tanggal satu bareng Agung, kali ini liburannya bareng keluargaku. Keluarga Siregar hoho. Aku hampir lupa kapan terakhir kali main ke pantai, tapi aku ingat kapan terkahir kali ngumpul begini bareng keluarga, LEBARAN TAHUN LALU. Saking gak ada waktunya buat ngumpul tuh, sok sibuk banget semua. Nah, kali ini kami memutuskan untuk liburan ke pantai.

Senin, 18 Agustus 2014

#DirgahayuAgnesia21th

Agustus 18, 2014 24 Comments
My Best Family ^^
Haloo pembaca setia rumah mayaku, lama sudah aku tidak ngepost setelah kemarin sakit “keras”. Tapi tidak lama dong, percaya Tuhan masih sayang dan akan beri kesembuhan. Dan tentunya memberikan aku umur panjang.  Terima kasih untuk semua sobat blogger yang sudah berbaik hati serta tulus mendoakan kesembuhanku di postingan terakhir dan terima kasih juga untuk teman terbaik sepanjang masaaaaaaaaa >> Kamu, seseorang yang selalu mendengar seperti mengayomi adik sendiri. Yang sudah mau merelakan telinganya untuk mendengarkan semua keluh kesahku. Haaaa, terimakasih *sungkem*

Kamis, 04 Juli 2013

Mimpi Besar untuk Ayah

Juli 04, 2013 0 Comments
Oleh: Rezita Agnesia Siregar
Bismillah, setiap kali mengingat impianku atau mundur jauh ke belakang soal cita-cita masa kecilku, aku selalu ingat Ayahku. Pria renta ini terlalu dicintai oleh tuhannya, hingga mengharuskan dia mengidap sakit seumur hidup. Karena aku tahu, dimana ada penyakit, disitulah segala dosa akan berguguran, Allah sayang pada ayahku, Dia tidak ingin ayahku banyak dosa, hingga Dia menitipkan sakit itu di tubuh ayahku, itulah nasihat-nasihat saudaraku kala itu. Ketika itu, aku masih mengenakan pakai putih merah pada masaku, aku selalu ingin ikut kemanapun ayahku pergi, termasuk pergi ke rumah sakit.
Ayah selalu bilang padaku bahwa secepatnya ia akan sembuh, tapi sampai detik ini, sampai aku tak mengenakan seragam sekolah lagi, ayah masih saja mengidap sakit itu, bahkan kulihat semakin parah. Dokter-dokter yang memeriksa ayahku itu sudah berusaha untuk menetralisir penyakit ayahku agar tidak sampai menyebar ke sakit yang lain, agar tidak terjadi komplikasi, nyatanya ketakutan itu malah terjadi.

Rabu, 22 Mei 2013

Jerih Payah Gadis Pixy

Mei 22, 2013 0 Comments

Hidup, secarik kertas bersketsa kepedihan. Memaksa untuk senyum pun enggan, bagaimana mungkin menyungging senyum sebab leher terjerat nadi. Berat, mengayuh roda yang antah berantah, entah mulai dari mana untuk melaju sampai ke tujuan. Tersungkur pun sulit bangkit, tangan tuhan tak terlihat nyata. Menyerah, salah satu pilihan yang tak bertemankan pilihan.
2011, angka di mana aku mengayuh kaki. Bukan keinginanku, tapi tuhan memvonisku untuk duduk di sini, IAIN Sumatera Utara tepatnya di jurusan Ahwal Syakhsiyah-B. Aku dipertemukan dengan tiga puluh pasang mata yang belum pernah aku temui, tamatan puluhan pesantren termasyhur di negeri ini. Aku, hanya tamatan aliyah yang entah memiliki ilmu sejauh mana. Tiada gairah di awal, rasanya berat untuk melanjutkan kayuhan, namun sesosok wanita parubaya mengantarkanku pada polesan kasih Tuhan. Polesan yang benar-benar diberikan oleh Tuhan untuk umatnya yang mau berusaha, karena Tuhan tidak melihat hasil akhir melainkan proses dari usaha itu sendiri. Perempuan itu, Ibuku.
Terlahir bukan sebagai anak konglomerat, membuatku harus benar-benar memanfaatkan kursiku sebagai mahasiswa. Terlebih defenisi mahasiswa yang tak lain adalah membaca. Perpustakaan adalah surgaku ketika itu, menyadari tak banyak kertas bernilai di sakuku untuk bisa membeli semua buku-buku yang menjadi bahan ajaran pokok pada setiap matakuliah.